Senin, 25 Maret 2013


Latar Belakang diadakannya perawatan keluarga diawali dengan adanya kursus keperawatan tahun 1950 yang diadakan oleh Rumah Sakit PMI Bogor yang kemudian kursus tersebut berkembang sampai pada kursus Perawatan Keluarga. Perawatan Keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri dengan menggunakan alat - alat yang ada di keluarga itu dan sederhana tetapi hasilnya memuaskan. Dasar - dasar perawatan keluarga :
1)Maksud Perawatan Keluarga
a. Karena Rumah Sakit penuh atau kurang, serta tenaga dokter dan perawat kurang.
b. Karena pengaruh ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos Rumah Sakit.
c. Karena faktor kepercayaan atau keinginan si penderita yang tidak menginginkan untuk dirawat diluar.
2)Tujuan Perawatan Keluarga
a. Meringankan keadaan si penderita
b. Mempercepat penyembuhan
c. Memperkecil penularan
d. Mendidik anggota keluarga untuk berhemat
e. Membiasakan hidup sehat
3)Fungsi Perawatan Keluarga
a. Pengamatan terhadap si sakit
b. Tindakan perawatan
c. Tindakan pengobatan
d. Pencatatan
e. Penyuluhan kesehatan
4)Sasaran Perawatan Keluarga
a. Penderita yang layak dirawat dirumah
b. Bayi dan anak yang tidak terawat
5)Alasan Perawatan Keluarga
a. Secara psikologis orang sakit lebih senang dirawat di rumah sendiri
b. Dapat menghemat waktu dan biaya
c. Dirawat oleh anggota keluarga sendiri dapat mempercepat penyembuhan
6)Pelaku Perawatan Keluarga
a. Siapa saja asal mendapat pendidikan sebelumnya
b. Mereka yang mampu menyelenggarakan
7)Sifat pelaku Perawatan Keluarga
a. Mempunyai rasa kasih sayang
b. Adaya suatu keinginan untuk melakukan Perawatan Keluarga
c. Mengutamakan kepentingan si sakit
d. Sehat jasmani dan rohani
e. Bertanggung jawab
f. Terbuka
  • Langkah - Langkah Persiapan Perawatan Keluarga
1) Persiapan
a. Mencuci tangan, tujuannya :
- Membersihkan tangan dari kotoran
- Menjaga kesehatan pelaku
- Mencegah penularan
b. Memakai celemek, tujuannya :
- Untuk menghindari penularan
- Melindungi pakaian
2) Urutan tindakan Perawatan Keluarga
a. Persiapan pelaku
b. Mempersiapkan alat yang dibutuhkan
c. Persiapan si sakit
d. Pelaksanaan
e. Selesai
  • Hal - Hal yang dilakukan dalam Perawatan Keluarga
a. Membersihkan tempat tidur si sakit
b. Penggantian dan pemasangan sprai.
c. Pemeriksaan denyut nadi, suhu tubuh dengan termometer
d. Pemberian makan dan minum
e. Pemberian obat
  • Alat - Alat yang di perlukan :
a. Termometer
b. Celemek
c. Alat - alat untuk tidur
d. Obat - obatan
e. Alat mandi
f. Pispot
g. Pasu najis
h. Alat kompres
  • Prinsip - Prinsip Perawatan Keluarga
  1. Keluarga sebagai unit atau satu kesatuan dalam pelayanan kesehatan
  2. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga, sehat sebagai tujuan utama
  3. Asuhan keperawatan yang diberikan sebagai sarana dalam mencapai peningkatan kesehatan keluarga
  4. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga, perawat melibatkan peran serta aktif seluruh keluarga dalam merumuskan masalah dan kebutuhan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatannya
  5. Lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promotif dan preventif dan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif
  6. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga memanfaatkan sumber daya keluarga semaksimal mungkin untuk kepentingan kesehatan keluarga
  7. Sasaran asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah keluarga secara keseluruhan
  8. Pendekatan yang dipergunakan dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah pendekatan pemecahan masalah dengan menggunakan proses keperawatan
  9. Kegiatan utama dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah penyuluhan kesehatandan asuhan perawatan kesehatan dasar atau perawatan dirumah
  10. Diutamakan terhadap keluarga yang termasuk resiko tinggi
  • Penerapan Perawatan Keluarga
  1. Sebagai individu : perlu mempersiapkan diri agar mampu dan mau melakukan PK untuk siapa saja yang membutuhkan
  2. Sebagai anggota masyarakat : menjelaskan kepada masyarakat pentingnya PK. Dapat juga mengordinir disediakannya peralatan PK agar masyarakat sekitar dapat menggunakan secara bersama
  3. Di lingkungan organisasi PMR : turut berpartisipasi pada Tim PK PMI dalam kegiatan pelayanan sosialnya PMI misalnya untuk panti jompo
  4. Pada saat bencana : turut berpartisipasi pada Tim PK PMI dalam kegiatan di tempat penampungan sementara / pengungsian
  • Prinsip Kerja seorang pelaku PK
  1. Sikap yang baik seorang pelaku PK penting untuk memberi kesan baik tentang kepribadian
  2. Menunjukan kemampuan kerja dengan tenang, cepat dan tanpa ragu
  3. Mempunyai sikap yang ramah, selalu tersenyum, bersedia untuk mendengar dan mampu untuk menenangkan si sakit
  4. Berpikirlah sebelum bertindak
  5. Jagalah kebersihan lingkungan dan ruangan si sakit, tetapi perlu juga memperhatikan diri sendiri
  6. Catat selalu hasil pengamatan dan perawatan yang telah diberi secara pendek, lengkap dan jelas
  7. Usahakan agar tidak menambah penderitaan si sakit
  8. Jangan bertindak menyimpang dari peraturan dan perintah dokter atau petugas kesehatan dan jangan keliru memberi obat
  9. Jika dianggap perlu untuk merujuk si sakit ke puskesmas atau Rumah Sakit diperlukan persiapan antara lain pakaian bersih dan alat toilet si sakit dan kemungkinan harus dihubungi petugas yang mengurus angkutan atau ambulans
  10. Bila ada sesuatu yang perlu dirahasiakan, janganlah disampaikan langsung si sakit